Beruang Madu Datangi Kandang Kerbau Warga Agam, Ada Jejak Cakaran Kuku di Batang Pohon

Aktivitas beruang madu kembali muncul di area pemukiman warga oleh warga Jorong Sidang Tangah Nagari Matur Mudik Kecamatan Matur Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat. Agusmar menyampaikan bahwa warganya yang bernama Elida (70) melihat aktivitas beruang madu kala ia sedang berada di kandang kerbaunya. "Ibu Elida memberitahu bahwa ia melihat beruang madu saat ia di kandang kerbau miliknya," kata Agusmar kepada wartawan, Minggu (30/1/2022) malam.

Ia menjelaskan, Elida melihat aktivitas beruang madu itu pada hari Sabtu (29/1/2022) sekira pukul 10.00 WIB. Lebih lanjut kata dia, pada hari yang sama, sekira pukul 08.00 WIB, warga lainnya juga melihat bekas cakaran beruang itu di sebuah pohon. Selain itu, warga juga melihat kotoran beruang madu di dekat semak semak.

Hal itu membuat warga semakin dibuat resah. Wali jorong kembali melaporkan hal tersebut kepada Resor KSDA Agam. KSDA Agam kembali melakukan identifikasi hingga memasang kandang jebak. Kandang jebak itu kata Agusmar berjarak sekira 100 meter dari SD 17 Sidang Tangah, karena bekas cakaran, jejak kaki, hingga kotoran satwa itu di temui di lokasi tersebut.

"Kandang jebak itu posisinya sekira 100 meter dari SD," tambah wali jorong. Pada malam harinya (Sabtu, 29/1/2022) beruang madu kembali terpantau oleh warga, kali ini di dekat kandang jebak yang dipasang KSDA. Namun, satwa yang membuat warga resah itu tidak masuk ke kandang jebak, dan hanya beraktivitas di sekitar kandang.

Dalam sepekan terakhir, wali jorong mengatakan beberapa orang warga Jorong Sidang Tangah memang melihat langsung aktivitas beruang madu dengan ciri ciri yang sama. Sebelumnya, pada hari Minggu (23/1/2022) Zurniyati ialah seorang warga yang menampakkan langsung beruang madu saat ia tengah menyabit rumput untuk makan ternaknya. Kemudian, karena penasaran, Zurniyati memantau dari jauh sambil merekam aktivitas beruang madu dengan telepon genggam miliknya.

Saat itu, kata Zurniyati satwa itu melintas di dekat sebuah musala dan kemudian beranjak ke arah semak semak. (*) Laporan Reporter: Wahyu Bahar | Sumber:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.